Portofolio Layanan Bore Pile di Solo | Jasa Pengeboran
PT. Jowo Land Construction melayani jasa bore pile di Solo dan wilayah sekitarnya, harga jasa mulai dari Rp 140.000 per meter. Hubungi 0852-8074-9218.
Jasa Bore Pile Solo
PT. Jowo Land Construction melayani jasa bore pile Solo dan wilayah sekitarnya untuk kebutuhan pondasi bangunan dengan metode dan peralatan yang disesuaikan dengan kondisi proyek, hubungi 0852-8074-9218. Salah satu pekerjaan yang kami kerjakan di Kota Surakarta adalah pembangunan Kompleks Rumah Dinas Bank Indonesia KPWBI dengan 109 titik bore pile Ø40 cm dan kedalaman 17 meter.

Kondisi Geologi di Wilayah Solo
Kondisi geologi di wilayah Solo, sangat dipengaruhi oleh struktur tanah yang terdiri dari endapan aluvial serta matrial vulkanik yang berasal dari aktivitas Gunung Merapi dan Gunung Lawu. Lapisan tanah di beberapa area, terutama di sekitar bantaran Sungai Bengawan Solo, memiliki karakteristik yang lepas dan jenuh air, sehingga berpotensi mengalami likuifaksi ketika terjadi gempa bumi dengan intensitas tertentu.
Wilayah termasuk dalam zona seismik aktif akibat pertemuan antara Lempeng Indo-Australia
dan Lempeng Eurasia, yang menghasilkan aktivitas tektonik. Selain itu, ada beberapa sesar aktif yang melintasi sekitar wilayah Solo, seperti Sesar Opak dan Sesar Merapi-Merbabu, yang berpotensi memicu terjadinya gempa bumi. Oleh karena itu, Solo berada di kawasan yang rentan terhadap gempa meskipun tidak berada langsung di jalur megathrust utama.
Hingga tahun 2024, wilayah Solo telah mengalami beberapa gempa, salah satunya adalah gempa dengan magnitudo 5,6 yang terjadi di barat daya Gunungkidul pada Agustus 2024. Getaran gempa ini terasa hingga Solo. Selain itu, gempa magnitudo 4,4 terjadi di dekat Batang, Jawa Tengah, pada Juli 2024, yang juga memengaruhi wilayah Solo.
Jasa Bore Pile yang Kami Layani di Solo
Kami melayani pekerjaan bore pile dengan beberapa pilihan metode dan peralatan sesuai kebutuhan lapangan di wilayah solo, termasuk pekerjaan menggunakan alat hydraulic drilling rig dan mini crane.
Setiap pekerjaan pondasi bore pile memiliki kondisi lapangan yang berbeda. Karena itu, kami tidak menentukan metode hanya berdasarkan diameter atau kedalaman tiang, tetapi mempertimbangkan kondisi tanah, muka air tanah, akses alat, ruang kerja, jumlah titik dan kebutuhan pelaksanaan proyek.
Bore Pile dengan Hydraulic Drilling Rig
Hydraulic drilling rig digunakan untuk pekerjaan dengan kebutuhan kapasitas alat dan produktivitas yang lebih tinggi. Pemilihan alat tetap disesuaikan dengan kondisi lokasi, ruang kerja dan spesifikasi pondasi yang direncanakan.
Dalam proyek yang sedang kami kerjakan di Karangasem, Kota Surakarta, kami menggunakan Hydraulic Drilling Rig SANY 75 untuk pekerjaan bore pile Ø40 cm dengan kedalaman 17 meter.
Bore Pile Mini Crane
Untuk proyek dengan kebutuhan mobilisasi yang berbeda, kami juga dapat menggunakan metode bore pile dengan mini crane. Pemilihan alat bergantung pada kondisi akses, ruang kerja, jumlah titik dan spesifikasi pekerjaan.
Baca selengkapnya di: Pondasi Bore Pile: Pengertian, Jenis, Metode, Perencanaan, Pelaksanaan, dan Pengujian

Pengalaman Kami Mengerjakan Bore Pile di Solo
Salah satu bukti pekerjaan kami di Kota Surakarta pada tahun 2026 adalah proyek:
Pembangunan Kompleks Rumah Dinas Bank Indonesia KPWBI
Pekerjaan ini berlokasi di Jl. Tanjung Raya, Karangasem, Kota Surakarta.
Dalam proyek tersebut, pemilik pekerjaan adalah Bank Indonesia, dengan PT. Agrinas Jaladri Nusantara sebagai manajemen konstruksi dan PT. PP (Persero) Tbk sebagai kontraktor utama.
Kami mengerjakan pekerjaan bore pile dengan spesifikasi:
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Lokasi | Jl. Tanjung Raya, Karangasem, Kota Surakarta |
| Proyek | Pembangunan Kompleks Rumah Dinas Bank Indonesia KPWBI |
| Diameter | Ø40 cm |
| Kedalaman | 17 meter |
| Jumlah titik | 109 titik |
| Alat | Hydraulic Drilling Rig SANY 75 |
| Total panjang pengeboran | 1.853 meter |
| Produktivitas | ±6 titik per hari |
| Mobilisasi | Dari Bekasi, 23 September 2026 |
| Target durasi | ±1 bulan |
| Status | Sedang berjalan |
Dengan 109 titik dan kedalaman 17 meter untuk setiap titik, total panjang pengeboran berdasarkan spesifikasi tersebut mencapai:
109 × 17 meter = 1.853 meter
Angka tersebut memberikan gambaran mengenai skala pekerjaan yang sedang kami kerjakan di Solo.
Sebelum pekerjaan dilaksanakan, penyelidikan tanah pada lokasi proyek dilakukan oleh LKFT UGM melalui 3 titik bor log dan 7 titik sondir.
Data yang kami gunakan pada pekerjaan ini menunjukkan karakteristik tanah yang berbeda pada beberapa titik investigasi.
Hasil Bore Log
| Titik | Dominasi jenis tanah |
|---|---|
| BH-01 | Loam |
| BH-02 | Loam – Loam Sand |
| BH-03 | Loam |
Hasil Sondir
| Titik | Dominasi jenis tanah |
|---|---|
| SI-1 | Pasir |
| SI-2 | Lanau berpasir |
| SI-3 | Lanau berpasir |
| SI-4 | Lanau berpasir |
| SI-5 | Pasir berlanau |
| SI-6 | Lanau berpasir |
| SI-7 | Lempung berlanau |
Data tersebut merupakan hasil penyelidikan pada lokasi proyek ini, sehingga tidak kami gunakan untuk menggeneralisasi kondisi tanah seluruh wilayah Solo.
Bagi pekerjaan bore pile, informasi kondisi tanah seperti ini penting karena pelaksanaan pengeboran dapat menghadapi kondisi yang berbeda sepanjang kedalaman lubang.
Salah satu kondisi yang kami temui selama pelaksanaan pengeboran adalah muka air tanah pada kedalaman sekitar 6 meter.
Sementara kedalaman rencana bore pile pada pekerjaan ini adalah 17 meter.
Kondisi tersebut menjadi bagian dari pertimbangan selama pelaksanaan pekerjaan. Ketika kondisi tersebut ditemukan, kami melakukan penyesuaian pada peralatan pengeboran dengan mengganti mata bor menggunakan jenis bucket.
Pekerjaan juga menggunakan casing sesuai kebutuhan pelaksanaan di lapangan.
Hal seperti ini menjadi salah satu alasan mengapa pelaksanaan bore pile tidak cukup hanya melihat angka kedalaman pada gambar kerja. Kondisi aktual yang ditemukan selama pengeboran tetap perlu diperhatikan oleh tim di lapangan.
Pelaksanaan pekerjaan pada proyek ini dilakukan menggunakan Hydraulic Drilling Rig SANY 75.
Secara umum, rangkaian pekerjaan yang kami lakukan mencakup persiapan titik, pengeboran, penanganan kondisi lubang, pembersihan lubang dan pengecoran.
- 1. Mobilisasi Hydraulic Drilling Rig SANY 75
Mobilisasi alat dilakukan dari Bekasi pada 23 September 2026.
Kondisi area kerja pada lokasi proyek cukup lapang sehingga memberikan ruang yang memadai untuk mobilisasi dan operasional hydraulic drilling rig.
- 2. Pengeboran Titik Bore Pile
Spesifikasi setiap titik yang kami kerjakan adalah:
Diameter Ø40 cm
Kedalaman 17 meter
Dengan jumlah keseluruhan 109 titik.
Produktivitas pekerjaan yang kami capai adalah sekitar 6 titik per hari, dengan tetap mengikuti kondisi aktual pekerjaan di lapangan.
- 3. Penyesuaian Saat Menemukan Muka Air Tanah
Pada kedalaman sekitar 6 meter ditemukan muka air tanah.
Untuk melanjutkan pekerjaan pada kondisi tersebut, tim melakukan penyesuaian dengan mengganti mata bor menggunakan jenis bucket.
- 4. Pembersihan Lubang
Setelah proses pengeboran, lubang dibersihkan sebelum dilanjutkan ke tahapan berikutnya.
Pembersihan lubang menjadi bagian penting dari rangkaian pekerjaan sebelum pengecoran.
- 5. Pengecoran dengan Pipa Tremi
Pengecoran bore pile pada pekerjaan ini dilakukan menggunakan pipa tremi.
Penggunaan pipa tremi menjadi bagian dari metode pelaksanaan pengecoran yang kami terapkan pada proyek ini.
Salah satu karakteristik lokasi pekerjaan di Karangasem adalah ruang kerja yang relatif lapang.
Kondisi tersebut membantu mobilisasi tenaga dan alat, termasuk Hydraulic Drilling Rig SANY 75.
Ruang kerja yang memadai juga memberikan keleluasaan dalam penempatan dan pengoperasian alat selama pekerjaan berlangsung.
Namun, kondisi lokasi yang lapang bukan berarti pekerjaan dapat dilakukan tanpa perencanaan. Penentuan posisi alat, urutan titik pengeboran, perpindahan alat dan koordinasi dengan pekerjaan konstruksi lainnya tetap perlu diperhatikan selama proyek berlangsung.
Pada proyek ini, produktivitas pekerjaan berada di sekitar 6 titik bore pile per hari.
Dengan total 109 titik, jumlah tersebut memberikan gambaran mengenai skala pekerjaan yang harus diselesaikan dalam periode pelaksanaan sekitar satu bulan.
Produktivitas aktual tetap dapat berubah mengikuti kondisi pekerjaan di lapangan, termasuk proses pengeboran, kondisi lubang, kebutuhan casing, pembersihan dan pengecoran.
Karena itu, kami tidak menggunakan produktivitas satu proyek sebagai patokan mutlak untuk semua proyek bore pile di Solo.
Setiap proyek tetap membutuhkan perhitungan berdasarkan spesifikasi dan kondisi lapangannya sendiri.

Dokumentasi Proyek Bore Pile Solo
Kami mendokumentasikan proses pekerjaan sebagai bagian dari rekam proyek, mulai dari kondisi lokasi dan alat hingga proses pengeboran dan pekerjaan bore pile di lapangan.
Dokumentasi dapat mencakup:
- kondisi area proyek;
- mobilisasi hydraulic drilling rig;
- Hydraulic Drilling Rig SANY 75;
- proses pengeboran;
- kondisi hasil pengeboran;
- penggunaan casing;
- proses pembersihan lubang;
- proses pengecoran menggunakan pipa tremi;
- perkembangan pekerjaan di lapangan.
Dokumentasi aktual tersebut membantu menunjukkan bahwa informasi mengenai pekerjaan bore pile di Solo pada halaman ini berasal dari pekerjaan yang benar-benar kami laksanakan.

Alur Pemesanan Jasa Bore Pile Solo dari PT. Jowo Land Constructon
Kami siap berdiskusi mengenai kebutuhan pekerjaan bore pile untuk proyek Anda di Solo dan wilayah sekitarnya.
Proses awal dapat dilakukan dengan sederhana.
1. Kirim Data Proyek
Kirim lokasi, jumlah titik, diameter dan kedalaman rencana. Jika tersedia, sertakan gambar kerja atau layout titik bore pile ke kontak PT. Jowo Land Construction melalui WhatsApp: 0852-8074-9218 atau Email: info@jowolandborepile.co.id.
2. Kami Pelajari Kebutuhan
Kami mempelajari spesifikasi dan kondisi awal proyek untuk memahami kebutuhan pekerjaan.
3. Koordinasi Teknis
Jika diperlukan, dilakukan koordinasi atau survey untuk memahami kondisi lokasi secara lebih detail.
4. Penentuan Metode dan Alat
Metode dan alat dipertimbangkan berdasarkan kondisi lapangan dan kebutuhan pekerjaan.
5. Penawaran
Setelah data pekerjaan cukup, kami dapat menyusun penawaran sesuai kebutuhan proyek.
6. Pelaksanaan
Setelah pekerjaan disepakati, dilakukan persiapan dan mobilisasi menuju lokasi proyek.
FAQ Jasa Bore Pile Solo
Apakah PT. Jowo Land Construction melayani jasa bore pile di Solo?
Ya. Kami melayani pekerjaan bore pile di Solo dan wilayah sekitarnya dengan metode dan alat yang disesuaikan dengan kebutuhan proyek.
Apakah PT. Jowo Land Construction sudah mengerjakan proyek bore pile di Solo?
Ya. Pada tahun 2026 kami sedang mengerjakan pekerjaan bore pile untuk pembangunan Kompleks Rumah Dinas Bank Indonesia KPWBI di Jl. Tanjung Raya, Karangasem, Kota Surakarta.